Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Waralaba yang Wajib Anda Tahu

Bisnis franchise atau waralaba saat ini sedang banyak digemari orang. Banyak sekali bisa kita lihat di sepanjang jalan baik di kota maupun di desa, nama-nama minimarket atau rumah makan yang akrab di telinga kita, yang berdiri dengan system franchise atau waralaba tersebut.

Anda berminat untuk menjadi salah satu dari pebisnis franchise atau waralaba yang saat sekarang lagi booming ini?

Sebelum anda berpikir lebih jauh, sebaiknya baca dulu ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan bisnis waralaba berikut ini.

Kelebihan Bisnis Waralaba

1. Profesionalitas Partner Bisnis Anda Telah Terbukti

Partner bisnis Anda dalam membuka bisnis waralaba, atau pemilik utama bisnis waralaba tersebut pastilah memiliki profesionalitas yang tidak sembarangan. Kunci keberhasilan bisnis waralaba adalah terjaganya kualitas bisnis tersebut, karenanya partner bisnis Anda pasti telah menyiapkan sistem manajemen yang sudah teruji, yang memungkinkan Anda untuk memaksimalkan bisnis tersebut dan memitigasi risiko-risiko yang mungkin terjadi.

2. Masyarakat Sudah Familiar dengan Merk Bisnis Waralaba

Masing-masing kita pasti memiliki nama tertentu yang muncul di benak kita saat mendengar kata minimarket atau restoran ayam goreng. Hal ini menguntungkan bagi Anda, karena tanpa perlu mengeluarkan biaya lebih untuk melakukan proses marketing kepada pasar, masyarakat sudah terlebih dahulu mengenal merk bisnis waralaba Anda. Penghematan biaya yang cukup lumayan, bukan?

3. Prioritas dalam Menjalin Kerja Sama Bisnis

Sebagai usaha menjada kualitas merk bisnis waralaba, partner bisnis Anda selaku pemilik utama bisnis waralaba ini tentu telah memiliki hubungan yang erat dan baik dengan pihak-pihak yang akan diajak bekerja sama, seperti supplier produk yang akan anda perdagangkan. Dengan berbisnis secara waralaba, Anda cukup melanjutkan kerja sama ini dan dengan sendirinya Anda akan diprioritaskan karena kerja sama tersebut telah terjalin sebelumnya.

4. Kemungkinan Meraup Untung yang Lebih Besar

Semua kelebihan yang telah disebutkan di atas biasanya telah termasuk dalam paket saat Anda membeli merk bisnis franchise atau waralaba yang Anda inginkan. Karenanya, Anda tidak perlu membagi fokus untuk hal-hal lain seperti strategi pemasaran dan pemilihan supplier sehingga bisa berkonsentrasi untuk mengembangkan bisnis yang dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.

Kekurangan Bisnis Waralaba

1. Modal Awal yang Dibutuhkan Cukup Besar

Ketika Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis franchise atau waralaba ini, Anda harus siap untuk berinvestasi dengan modal awal yang cukup besar. Semua kelebihan bisnis waralaba tentu tidak didapatkan secara gratis; apalagi jika Anda ingin membuka bisnis waralaba dengan merk bisnis yang sudah sangat terkenal di masyarakat. Sebagai gambaran, modal awal untuk membuka bisnis waralaba minimarket saja bisa mencapai Rp 300 juta, bukan jumlah yang kecil bukan?

2. Keterbatasan untuk Melakukan Inovasi

Pembelian merk bisnis waralaba tentunya dilakukan dengan saturan-aturan yang mengikat dan dituangkan dalam kontrak demi menjaga kualitas merk bisnis tersebut. Hal ini akan membatasi ruang gerak Anda dalam melakukan inovasi dalam berbisnis. Contohnya, pemilik utama merk bisnis waralaba Anda tentunya sudah memiliki daftar supplier-nya sendiri, sehingga Anda tidak dapat seenaknya mengganti pemasok barang.

3. Berkurangnya Keuntungan yang Masuk ke Kantong Anda

Di samping membutuhkan modal awal investasi yang terbilang besar, ketika Anda memutuskan untuk berbisnis waralaba, jangan lupa bahwa ada biaya royalti atas merk yang harus Anda bayarkan kepada pemilik utama bisnis waralaba Anda. Nah, biaya royalti merk ini tentunya dipotong dari keuntungan Anda, sehingga ada kemungkinan keuntungan yang masuk ke kantong Anda tidak maksimal.

Pos terkait