Cara Menjadi Affiliate Sukses ala Dewa

Cara Menjadi Affiliate Sukses ala Dewa
Cara Menjadi Affiliate Sukses ala Dewa

Tulisan tentang tips menjadi affilite sukses berikut ini saya kutip dari ebooknya Dewa Eka Prayoga yang berjudul Rahasia Sukses Affilite Marketing untuk Newbie.

Beliau adalah Most Wanted Affiliate Marketer yang menjuarai 21 X  Kompetisi secara Berturut-turut.

Sebelum anda lanjut membaca, sebaiknya kosongkan gelas dan izinkan diri anda untuk menerima hal baru berikut ini.

Rahasia Sukses Affilite Marketing untuk Newbie

Semoga tulisan ini bisa membantu Anda menjadi Super Affiliate yang senantiasa mendapatkan Sales yang Tinggi (walaupun awalnya Newbie). Aamiin…

Baiklah, to the point saja.Entah kapan tepatnya, Saya benar-benar lupa, tapi Saya baru masuk dunia Affiliate Marketing sekitar bulan Februari 2015.

Berawal dari punishment yang harus Saya jalani karena nggak bisa twitteran selama 3 bulan, akhirnya Saya mulai fesbukan dan mengenal istilah Affiliate Marketing dari beberapa suhu dan mastah di dunia Facebook ^_^

Artinya, Saya terbilang orang baru di dunia Affiliate Marketing ini. Mungkin sebagian dari Anda ada yang sudah bergelut da-lam dunia Affiliate Marketing sejak lama, atau mungkin justru seperti Saya, baru mau terjun disini, atau malah sebaliknya: nggak pernah sama sekali…

Apapun kondisi dan pemahaman Anda sekarang tentang Affiliate Market-ing, itu tidak penting. Yang ter-penting, Anda terus belajar dari hari ke hari agar penghasilannya terus bertambah, penjualannya semakin meningkat, dan komisinya semakin: WAH!

Semakin Anda baca tulisan ini, menunjukkan bahwa Anda san-gat penasaran dengan rahasia Affiliate Marketing Saya… ^_^

Sebelum kita mulai, mari Saya jelaskan sekilas tentang apa itu #AffiliateMarketing?

Affiliate Marketing adalah suatu sistem pemasaran dengan menggunakan internet, dimana si pembuat produk memberikan komisi kepada affiliate (makelar) jika berhasil mengajak seseorang untuk beli produknya.

Artinya, mereka pelaku affiliate marketing disebut dengan Affil-iate Marketer.

Kenapa Saya mencoba menggeluti dunia Affiliate Marketing?

Selain karena hobi Saya “ngulik”, tentu passion Saya adalah jualan. No Selling, Dying!

Sehingga ketika menemukan sebuah peluang baru yang sekiranya akan memberikan penghasilan, kenapa harus Saya biarkan? Tentu pasti Saya ambil dan gunakan sebaik mungkin.

Ini persis jika seandainya saat ini Anda bingung mau bisnis apa… Saran Saya, fokus jualan dulu saja. Kalau jualan offline, namanya reseller. Kalau jualan online, namanya affiliate.

Keuntungan Menjadi affiliate marketer

Dan setelah Saya pikir-pikir, ada banyak kelebihan jika Anda memutuskan menjadi seorang affiliate marketer, diantaranya:

  • Tidak perlu buat produk sendiri
  • Tidak perlu stok barang
  • Tidak perlu packing-packing kirim orderan
  • Tidak perlu customer support, karena vendor sudah siapkan
  • Tidak perlu karyawan
  • Tidak perlu modal
  • Bisa dikerjakan sambilan / sampingan
  • Bisa dikerjakan dimana saja
  • Bisa hasilkan earning (penghasilan) tak terbatas
  • …dan masih banyak lagi.

Mungkin saat Anda membaca ebook ini, ada sebagian yang tercerahkan, ada sebagian orang yang kebingungan, ada se-bagian orang yang menertawakan, dan sebagainya… terserah, tujuan Saya menulis ebook ini hanya satu: Anda bisa belajar. Titik!

Karena semakin banyak belajar, semakin banyak menghasilkan. LEARN…. BEFORE YOU EARN.
Baiklah, tanpa perlu panjang lebar lagi, yuk kita “bongkar” ha-bis-habisan rahasianya…
APA SEBENARNYA RAHASIANYA?

Banyak orang penasaran, apa sih sebenarnya rahasia Saya kok bisa jadi juara 1 affiliate selama 3\x berturut-turut, padahal masih newbie?

Anda mungkin salah satunya… karena dengan bertahannya Anda tetap masih membaca kalimat ini pun, menunjukkan bah-wa Anda pun penasaran. hehehe ^_^

Just info, dengan izin Allah, alhamdulillah Saya berhasil me-menangkan kontes juara 1 affiliate untuk penjualan produk digitalnya Mas Handoko Tantra, yaitu Landing Page Domina-tion, dan produk digitalnya Mas Yudhis Adi Nugroho, yaitu The Graph (versi 2.0 dan 3.0).

Alhasil, dari hasil penjualan produk digital tersebut, total komi-si yang dapatkan lebih dari 155 juta, hanya dalam hitungan hari saja (tidak lebih dari 2 minggu), bahkan tanpa iklan 1 rupi-ah pun (Artinya, semua komisi jadi net profit dan penghasilan semua).

Sekali lagi: ALHAMDULILLAH…. ^_^

Rahasia Dewa Eka Prayoga Sukses di Affilite Marketing

Lantas, apa sebenarnya rahasianya?

Inilah rahasia Saya yang sebenarnya…

Pertama, Pelajari Product

Knowledge secara Mendalam.

Saya berusaha untuk hanya menjual -sekali lagi: HANYA MENJUAL- produk yang benar-benar Saya yakini itu punya value dan benefit lebih dibandingkan produk lainnya yang bi-asa-biasa saja.

Saya tidak akan asal jual produk, dan Saya tidak terbiasa melakukannya. Karena ini soal “energi” jualan yang akan menentukan hasil penjualan. Tak hanya itu, ini pun terkait dengan reputasi.

Kalau produknya jelek, reputasi penjual pun bisa ikut-ikutan ancur. Karenanya, pastikan jual produk yang benar-benar bagus. Dan setelah yakini itu bagus, pelajari prod-uct knowledgenya secara mendalam.

Apa uniknya produk ini? Apa manfaat spesifik dari produk ini? Apa bedanya produk ini dengan produk lainnya yang sejenis? Siapa yang butuh produk ini? dan seterusnya.

Intinya, kita harus pahami “apa sebenarnya produk yang ingin kita jual”. Sampah, atau Berlian? Murahan, atau Ber-nilai? Jelek, atau Bagus? dan sejenisnya.

Kedua, Petakan Kekuatan dan Kelemahan Diri Sendiri

Jika Anda perhatikan, Saya hanya akan ikut jualan produk affil-iate yang ada “KONTES” nya. Kenapa? Karena bagi Saya itu cukup menarik dan menantang. Saya suka dengan persaingan, dan Saya ingin sekali melakukannya.

Nah, saat ikutan kontes, tentu kita akan bersaing dengan para affiliate lain. Artinya, kesuksesan kita ditentukan tidak hanya oleh kita sendiri, tapi juga affliate lain, pesaing kita…

Itulah kenapa kita harus petakan kekuatan dan kelemahan diri kita sendiri, supaya tahu “apa senjata utama kita dalam me-menangkan persaingan”.

Sebelum mengikuti kontes, Saya harus akui terlebih dahulu… bahwa Saya cukup “gaptek” tentang hal-hal teknis di dunia In-ternet Marketing.

Dan untuk mengantisipasi agar orang tidak komplain di tengah jalan tentang hal itu, karena khawatir Saya tidak bisa jawab pertanyaan mereka yang menanyakan hal-hal teknis, maka Saya mem-preframe diri dari awal bahwa Saya: GAPTEK.

Walaupun sebenarnya Saya nggak gaptek-gaptek amat, tapi ini adalah cara Saya agar Saya nggak terlalu banyak ditanyai soal cara menggunaakan produk yang baru saja mere-ka beli. Itu capek banget jawabinnya, hehe ^_^ trik banget, ya… Hihihi… Ini Saya jadikan sebagai kelemahan Saya. An-tisipasinya, Saya langsung memastikan kepada vendor produk (product creator) bahwa ada tutorial cara penggunaannya, en-tah itu dalam bentuk video atau tulisan.

Sehingga kelemahan Saya ini bisa tertutupi. yes!

Lalu, apa kekuatan Saya?

Kekuatan Saya ada pada “Authority” yang melekat pada diri Saya. Saya pribadi sebenarnya tidak menyadarinya, sampai pada akhirnya banyak orang (terutama para Mastah) yang mengatakan, “Enak kalau kang Dewa, punya Auhtority”. ya-sudah, terimakasih… karena sudah mengingatkan Saya ^_^ hehe… dan Saya jadikan itu sebagai POWER Saya saat jualan.

Maka jangan heran, kata-kata dalam Copywriting Saya banyak “bernuansa” authority. Dan orang/pesaing/affiliate lain sulit un-tuk menyonteknya… Walaupun secara pribadi Saya paling “enek” pengen nonjok ke mereka yang bilang dan memaklumi bahwa Saya menggunakan Authority. Saya pengen bilang ke dia, “YOUR HEAD!!!” (bacanya pake bahasa jawa ya ^_^).

Emangnya bangun authority itu gampang… Itu juga bagian dari strategi kali. Butuh proses…

Ketiga, Analisa Kekuatan dan Kelemahan Kompetitor (Affiliate Lain)

Satu hal yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang, sebelum Saya bertanding dalam kontes affiliate, Saya hampir selalu mencatat nama-nama pemain affiliate lainnya yang juga turut ikut mempromosikan produk tersebut. Minimal akan Saya catat 10 pesaing terberat Saya.

Saya pelajari cara promosinya dengan cara “kepoin” akun facebooknya dan sub-scribe emailnya. Apa yang kurang dari mereka, Saya catat. Dan Saya jadikan itu sebagai celah dan senjata saat berpromosi nanti.

Bahkan, seringkali Saya berpromosi disaat orang lain tidak promosi. Dan tidak berpromosi disaat orang lain promosi.

Semua dilakukan setelah Saya mengetahui kekuatan dan kelemahan affiliate lain.
Ini yang mungkin tidak dilakukan oleh affiliate lain pada umumnya, karena biasanya mereka hanya berpikir tentang diri sendiri.

Tak jarang, yang menurutnya salesnya udah gede, pa-dahal baru secuil, karena ternyata yang lain ada yang lebih gede dari dia. Nah, lho…

Keempat, Pasang Target yang Tinggi

Alhasil, setiap kali melakukan sesuatu, pastikan punya target. Termasuk saat mengikuti kontes affiliate seperti ini. Targetnya apa? Cuma jualan doang? Nyari pengalaman? Atau justru un-tuk Menang?

Semuanya mesti ditentukan sejak awal… Salesnya berapa? 10 sales? 100 sales? atau 1000 sales? Be-rapa tepat-nya? Semuanya itu dibuat dari awal, bukan han-ya sekedar jualan apa adanya saja, kecuali memang itu tar-getnya….

Kuncinya: ngotot terhadap target, fleksibel ter-hadap strategi.
Pokoknya, emboss piye carane target kudu tercapai…

Makanya, disaat orang lain bilang, “Wah, bonusnya kang Dewa Gendeng!”, “Gila, copywrirtingnya edan!’, dan lain-lain… nah itu hanya bagian dari strategi saja. Ingat, APAPUN CARANYA, selama itu halal dilakukan dan tidak melanggar aturan, maka lakukanlah….

Target Saya saat menjual LDP adalah 50 sales saja, nggak gede-gede. Maklum, masih nubie. Dan alhamdulillah, tercapai…. ^_^ bahkan: MELAMPAUI TARGET, karena Saya mampu mencapai 62 sales.

Target Saya saat menjual TG2 adalah 275 sales, pengen dapat iPhone. Hehe ^_^ maklum, Saya waktu itu belum pake iPhone. Dan alhamdulillah, target tercapai…. bahkan: TERLAMPAUI. Karena Saya mampu mencapai 286 sales. Dan akhirnya dapat iPhone. Horeeeeee!! ^_^

Target Sata saat menjual TG3 sebenarnya 375 sales. Saya su-dah menghitung berapa komisi Saya setelah capai angka sales tersebut. Hanya saja, sambil berjalan, Mas Yudhis (vendor produk) berhasil mengkompori Saya untuk terus genjot sampai titik darah penghabisan.

Lebaynya begitu. Sehingga yang awalnya target cuma 375 sales, Saya naikkan jadi 500 sales. Karena mas Yudhis menjanjikan Hadiah: UMROH VIP jika bisa mencapai angka sales segitu ^_^ dan Alhamdulillah.. Akhirnya Saya mampu mencapainya, karena sales Saya tembus 520 sales. yes! MELAMPAUI TARGET (lagi)….

Kelima, Miliki Alasan yang Kuat

Saat jadi affiliate dan ikut kontes, Saya selalu memiliki alasan yang kuat kenapa Saya melakukannya…
Seperti yang tadi Saya bilang, selain benefit yang diberikan dari produknya, tentu Saya pun harus memikirkan “apa keuntungan Saya jika Saya mencapat target penjualan yang sudah Saya tetapkan di atas….”.
Kalau Saya pribadi, jujur hanya untuk seru-seruan ajah.

Duit besar Saya bukan dari affiliate, wa-laupun ternyata kalau diseriusi duitnya gede juga. Hehehe ^_^ Alhamdulillah…

Itulah alasan kenapa Saya tidak pernah membranding diri dengan “Affiliate Marketer” atau “Internet Marketer”. Walaupun Saya bisa saja mencantumkannya, tapi Saya memilih untuk tid-ak melakukannya. Kenapa? Karena ini bukan profesi utama Saya, cuma untuk seru-seruan ajah…

Namun, kalau Saya hanya memiliki alasan tersebut, maka en-ergi Saya tidak cukup kuat. Maka Saya harus membuat alasan yang lebih bisa menggerakan Saya agar bisa capai target.

Dan itu adalah soal “HARGA DIRI”. Maksudnya?
Okelah, duit 155 juta, dapet… iPhohe, dapet.. Umroh VIP, dapet… tapi bukan soal itu. Tapi soal bagaimana Saya bisa membuktikan bahwa ilmu-ilmu penjualan yang Saya share selama ini bukan cuma omong doang, tapi bisa dibuktikan.

Dan Saya sudah membuktikannya….
Karena banyak banget orang di luar sana yang ngomongin dan bagiin ilmu2 jualan, tapi dianya sendiri nggak jago-jago amat jualannya. Kan, malu…..

Keenam, Persiapkan Penawaran yang Sulit Ditolak

Disini kita akan bahas soal, “Kenapa Saya harus beli dari Anda, bukan affiliate lain?”

Maka kita harus membuat strategi dan menyusun penawaran yang sulit ditolak.

Bnayak orang hanya mengandalkan BONUS, sehingga akhirn-ya yang terjadi adalah perang bonus. Dan bonus yang diberi-kan pun mirip-mirip: kalau nggak bonus ebook, bonus tools, atau bonus apapun itu yang nilainya tinggi tapi HPP nya ren-dah, bahan nggak ada.

Maka Saya harus berpikir berbeda dari mereka…

Di LDP, Saya berikan vocher diskon pembelian buku2 Saya. Ini tentu menguntungkan Saya. karena akan terjadi pembelian produk berikutnya ^_^ hehe…

Di TG2, Saya berikan bonus masuk ke Grup WA khusus dan Saya promote akun facebooknya. Dan mereka antusias menginginkannya…

DI TG3, Saya berikan mentoring khusus via Facebook dan membagikan tools-tools coaching yang selama ini belum pernah Saya bagikan. Dan Anda pun tertarik mendapatkann-ya….

Ketujuh, Kontrol Konversi Harian

Setiap hari, Saya selalu men-catat berapa jumlah konver-si/sales Saya. Dan Saya sela-lu mengukur hal tersebut. Copywriting mana yang bagus, gulung… Copywriting mana yang jelek, ganti…. dan seterusnya.
Intinya, Saya harus memastikan ang-ka closing harian Saya mendekatkan Saya pada target yang sudah ditetap-kan di awal. Kalau di tengah jalan angka closingnya terlalu rendah, Saya harus buru-buru mengubah strategi agar targetnya bisa tercapai.

Itulah 7 Rahasia Sukses Affiliate Marketing untuk Newbie

Pertanyaan selanjutnya, “Apa tepatnya yang Saya lakukan se-hingga bisa Juara 1 Affiliate 3x Berturut-turut Tanpa Iklan 1 Ru-piah Pun?”

Tenaaaang…. Saya akan bocorkan rahasianya sebentar lagi.

Baiklah…. to the point saja.

Ketika Anda tetap bertahan membaca ebook ini, mungkin Anda masih penasaran,
“Bagaimana Saya Bisa Juara 1 Affiliate 3x Berturut-turut, meskipun awalnya Gaptek?”

Tentu jawaban yang paling tepat atas pertanyaan di atas ada-lah…
Karena Allah SWT mengizinkan. Alhamdulillah…

Tiada sesuatu terjadi selain atas izin dan kuasa-Nya. Tidak mengakui campur tangan Allah dalam setiap kejadian adalah sebuah Kesombongan. Naudzubillahi min dzalik…

Anda tidak perlu mengatakan “setuju” dengan apa kata Saya.

Karena setelah Anda membaca kalimat di atas, tentu pikiran bawah sadar Anda meyakini hal yang sama, dan entah kenapa secara otomatis Anda semakin penasaran:”Bagaimana Persisnya yang Saya lakukan sehingga Saya bisa Mendapatkannya?”

Betul? ^_^
Baiklah…

Saya tahu apa yang Anda pikirkan.

Yuk kita mulai…
Sebelum Saya mulai, ketahui terlebih dahulu bahwa sesungguhnya tulisan ini Saya buat bukan untuk Anda, melain-kan mereka yang penasaran dan ingin belajar tentang Affiliate Marketing. Untuk newbie.

Nah, kalau Anda sudah sering main Affiliate, maka tentu Anda tahu bahwa model penjualan seperti ini sangat cocok untuk An-da yang saat ini baru terjun di dunia bisnis online…

Kenapa begitu?

Sekali lagi, selain mengunci risiko karena tidak harus keluar banyak uang dan tidak harus produksi barang sendiri, Anda pun dilatih untuk bisa Jualan dan akhirnya menghasilkan ban-yak uang

Ingat: No Selling, Dying!

Dan kalau Anda belum pernah tahu atau belum sama sekali ter-jun di dunia affiliate, berarti Anda sama seperti Saya, ketika 1 tahun yang lalu…

Ya, Saya pun sama.

Mungkin Anda berpikir bahwa Anda sekarang Gaptek, Blank, Bingung, dan Nggak Kebayang sama sekali tentang dunia yang satu ini…

Sekali lagi, awalnya Saya pun demikian, sama seperti Anda. Sampai pada akhirnya Saya tidak ingin berlama-lama men-gecap diri Saya “Gaptek” dan terus belajar gila-gilaan serta ac-tion gila-gilaan…

Akhirnya, ketekunan menemukan jalannya. Dan Saya mulai bisa merasakan dampak serta hasilnya, sekarang…
Anda boleh bayangkan…

Entah kenapa,
Semakin Anda mengecap diri Anda “Gaptek”, justru malah membuat Anda semakin SEMANGAT untuk terus belajar dari hari ke hari, tanpa henti…

Itulah yang Saya lakukan. Dan Anda pun bisa melakukannya. Percayalah…

Setelah Anda meyakini bahwa Anda “punya potensi” untuk jago main affiliate dan bisa jadi Super Affiliate, barulah Anda ketahui apa dan bagaimana cara jadi affiliate yang terus menghasilkan penjualan…

Dan dengan bertahannya Anda masih membaca tulisan Saya ini menunjukkan bahwa Anda adalah pembelajar sejati. Selamat! Semoga Allah memberikan Anda kemudahan untuk memahami ilmu pengetahuan dan pengalaman yang Saya berikan. Aamiin…

“Rendahkanah hati untuk terus Belajar. Karena belajar ada-lah cara termudah untuk melakukan Percepatan”
Mungkin Anda bertanya-tanya, situs apa saja yang saat ini me-nyediakan program affiliate sehingga Anda bisa langsung daftar dan jadi affiliate produk tersebut?

10 Hal yang Diperhatikan Sebelum Menjual Produk Affiliate

Sebelum Anda putuskan untuk jadi Affiliate produk-produk mereka, maka tanyakan terlebih dahulu 10 pertanyaan ini yang juga merupakan bahan pertimbangan Saya saat memu-tuskan jadi Affiliate produknya atau tidak:

1. Berapa besar persentasi komisinya?

Karena semakin besar komisinya, tentu semakin semangat jualannya.. Iya, kan?
Rahasia Sukses Affiliate Marketing Untuk Newbie | Dewa Eka Prayoga

2. Apakah amunisi promosinya lengkap?

Karena semakin lengkap amunisi promosinya (marketing kit), semakin mudah jualannya… Iya, kan?
Apa saja yang termasuk amunisi promosi itu?
• Template Email
• Template Banner
• Template Iklan Baris
• Template Google Ads
• Cover Facebook
• Cover Twitter
• Gambar Promo di Facebook
• DP BBM
• Artikel-artikel
• Copywriting
• ..dan lain2

3. Apakah produknya benar-benar bagus?

Tentu Anda hanya akan mempromosikan produk yang menurut Anda layak untuk dijual, kan? Dan tentu itu sangat bagus untuk direkomendasikan, kan?
Saya rasa Saya tidak perlu menjelaskannya lagi…

4. Apakah penawarannya menarik?

Apakah ada bonus2 khusus? Apakah ada kontesnya? Apakah ada hadiahnya? dan lain2…
Karena disadari atau tidak, para super affiliate suka banget sa-ma kontes….

5. Apakah support sistemnya bagus?

Pokoknya segalanya mempermudah affiliate…

6. Berapa lama umur cookies dari sistem affiliatenya?

Cookies itu bukan kue ya. Cari tahu aja deh sendiri ^_^ bingung ngejelasinnya. Hehe

7. Apakah Anda kenal dan bisa komunikasi langsung dengan vendornya?

Karena biasanya inilah salah satu alasan si affiliate mau mem-promosikan produk dari si vendornya atau tidak.
…dan lain-lain

Setelah Anda menentukan jadi Affiliate produk apa, barulah Anda susun strateginya bagaimana agar produk yang Anda jual tersebut bisa laris di pasaran, seperti ketika Saya melariskan produk The Graph milik Mas Yudhis yang telah terjual lebih dari 8159 di Indonesia. Alhamdulillah…

Oh ya, sebelum lanjutkan baca, sebenarnya Anda tidak hanya bisa jadi affiliate di perusahaan-perusahaan tersebut di atas sa-ja, karena beberapa orang tepatnya product creator di Indone-sia yang Saya kenal biasanya mereka pun membuka peluang Affiliate untuk kita dalam menjual produknya, diantaranya seperti Mas Yudhis (The Graph), Mas Yoga Nurcahya (EFBI Jumper), Mas Adhitya (FaceBuilder), Mas Didi Supardi (Mesin Kreativitas.com), dan lain2. Silakan ubek-ubek aja timeline facebook mereka masing-masing ya…

Lantas, apa sebenarnya rahasia sukses super affiliate itu? Apa yang membuat mereka bisa menghasilkan ribuan sales dan puluhan ribu dollar per bulannya….

Ini dia 7 Rahasia Sukses Super Affiliate yang harus Anda miliki

1. Database yang Banyak

Tak bisa dipungkiri, salah satu faktor keber-hasilan Saya menjuarai kontes Affiliate yang Saya ikuti adalah karena Saya memiliki Database (List) yang cukup banyak. Jika ditotal list yang Saya miliki mulai dari list email, BB, WA, dan Grup Facebook, ada lebih dari 85.000 list. Walaupun saat mempromosikan produk affil-iate, Saya tidak menjualnya ke semua list tersebut. Kare-na hanya mereka yang punya interest dan punya kemiripan, yang akan Saya jual-in ^_^ hehe…
Ngomong-ngomong masalah list, ada 2 kategori list:
• List Prospek (Free List)
• List Buyer (Premium List)

Free List adalah list yang didapatkan karena mereka pernah mendapatkan Lead Magnet yang Anda tawarkan secara cuma-cuma, alias Gratisan. Katakanlah Anda sebarkan Ebook Gratis atau adakan Webinar Gratis, untuk dapat mengikutinya, syaratnya adalah “Cukup Anda masukkan nama + email Anda”. Nah, itu kena perangkap, deh.. ^_^ hehe.. Itu Free list.

Mereka dapatkan sesuatu dari Anda secara GRATIS, cuma bayar pake List, bukan pake duit.
Premium List adalah list yang didapatkan karena mereka pernah beli produk Anda.

Artinya, mereka adalah Hot Traffic. Dan Anda akan lebih menjual kepada mereka dibandingkan kepada mereka yang Free List (Warm Traffic), apalagi yang gak kenal Anda sama sekali (Cold Traffic)
Saran Saya, mulai sekarang dan seterusnya, bangun list saat ini juga.
Dimana?

• Email
• BlackBerry Mesengger
• WhatsApp
• LINE@
• Facebook Group
• …dan masih banyak lagi

2. Trafik yang Tinggi

Semakin tinggi trafiknya, semakin besar potensi konversinya…
Jika Anda hanya menguasai satu sumber trafik saja, yasudah.. Wassalam.. ^_^
Karenanya, belajarlah bagaimana cara meningkatkan trafik ke website tempat Anda jualan.

Apa saja sumber trafik itu?

• FB Ads
• Google Ads
• Email Blast
• Twitter
• … dan masih banyak lagi

Belajar ilmu-ilmu cara melakukan itu…
Please, nggak usah nyepam. Nggak akan laku. Beneran! Kare-na orang nggak akan suka, kok…

3. Budget Iklan yang Besar

Jujur, Saya pribadi saat jual produk melalui affiliate belum pernah pake iklan. Namun, bukan berarti Anda tidak melakukannya. Bagaimana pun juga, iklan itu diperlukan un-tuk memancing pembeli
Hanya saja, yang perlu jadi catatan disini adalah…
Bukan seberapa murah biaya iklan Anda, melainkan seberapa efektif iklan tersebut menghasilkan penjualan.

4. Reputasi yang Bagus

Nah, ini bicara soal “siapa elu?”
Kenapa Saya harus percaya sama kamu? Kenapa Saya harus beli ke kamu? Dan seterusnya…
Itulah kenapa kita harus membangun reputasi yang bagus sebelum jualan.
Caranya?
Baca ebook Saya lainnya yang berjudul “CARA MEMBANGUN PERSONAL BRANDING DI FACEBOOK”

5. Pengaruh yang Kuat

Disini Anda hanya perlu kuasai 6 Kunci Persuasi, yaitu:
1. Timbal Balik
2. Komitmen dan Konsistensi
3. Kesukaan
4. Bukti Sosial
5. Kelangkaan
6. Otoritas

Anda yang merupakan peserta Webinar Persuasive Copywrit-ing tentu tahu apa saja itu dan Bagaimana Saya melakukannya. Detail dan Spesifik.

Kalau belum dapat materinya, semoga bulan ini Billionaire Store menjual rekaman Webinarnya.

6. Copywriting yang Ciamik

Lagi-lagi, tak bisa dipungkiri, copywriting memberikan peran penting dalam closing.
Saya tidak aka memaksa Anda untuk beli buku Easy Copy-writing Saya agar tahu apa dan bagaimana persisnya. Toh nanti ketika Anda butuh, Anda pasti beli, kan? ^_^ hehe

7. Komitmen yang Tak Tergoyahkan

Enam poin sebelumnya tidaklah terlalu penting jika poin ke-7 ini dilewatkan.

Coba Anda perhatikan..
Dari 7 poin di atas, tidak ada poin,
“Melek Internet”. Kenapa? Ka-rena kalau itu: WAJIB! ^_^

Ya iya lah, Anda ini mau jualan di internet, ya mesti ngerti in-ternet. Makanya: BELA-JAR!
Jangan bangga kalau merasa diri Gaptek. Gaptek kok bangga.. Belajar Woooiii!!

“Tak ada hasil yang instan, kecuali menyesatkan…”
Makanya Saya selalu bersemangat ketika merekomendasikan Anda baca buku-buku yang ada di Billionaire Store.
Saya doakan semoga Anda bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan, bisnisnya makin tumbuh dan berkembang, jualannya makin Laris. Makin menebar manfaat. Dan diberikan keberka-han oleh-Nya. Aamiiin….

Nah Demikian Tips Sukses Menjadi Affiliate ala Dewa Eka Prayoga yang dikutip dari Ebook Rahasia Sukses Affilite Marketing untuk Newbie.

Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *